Cara Menghitung Siklus Haid untuk Mengetahui Kehamilan

Kehamilan adalah hal yang paling ditunggu-tunggu, untuk mengetahui masa kehamilan Anda bisa menghitungnya melalui siklus haid secara mandiri asalkan Anda tahu betul bagaimana cara mengetahuinya dengan benar.

Pada umumnya masa kehamilan berlangsung selama 40 minggu atau 280 hari, dalam dunia medis biasanya masa kehamilan dihitung dalam bentuk minggu bukan per bulan seperti yang biasa dikenal masyarakat.

Masa kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT) meskipun pada masa itu mungkin Anda belum hamil karena masa ovulasi membutuhkan waktu sekitar 2 minggu. Selain itu usia kehamilan sampai proses bersalin dengan cara menghitung siklus haid tersebut.

Apa yang dimaksud dengan Siklus Haid

Apa yang dimaksud dengan Siklus Haid

Siklus haid adalah suatu perubahan alami yang terjadi dalam sistem reproduksi wanita setiap bulannya yang disebabkan lapisan dinding rahim juga sel telur yang tidak dibuahi hingga kemudian keluar dari vagina.

Siklus haid yang dialami setiap wanita berbeda-beda, ada yang mengalami siklus haid normal (sekitar 28 hari) ada juga yang mengalami masalah siklus haid sehingga siklus haid tidak menentu. Bahkan banyak kasus yang mengalami haid hanya beberapa bulan sekali saja.

Perbedaan masa siklus haid tersebut dipengaruhi oleh beberapa hormon, seperti hormon estrogen, progesteron, perangsang folikel, dan lainnya. Berikut ini penjelasan singkat mengenai masing-masing hormon tersebut:

  1. Hormon Estrogen, hormon yang memiliki peran dalam perubahan tubuh remaja dan terlibat dalam pembentukan lapisan rahim setelah masa menstruasi.
  2. Hormon Perangsang Folikel, hormon dengan fungsi mematangkan sel telur dalam ovarium hingga siap dilepaskan.
  3. Hormon Progesteron, hormon yang berfungsi menjaga siklus reproduksi tubuh dan menjaga kehamilan.
  4. Hormon Gonadotropin, hormon dengan fungsi penting untuk memberikan rangsangan tubuh dan menghasilkan hormon perangsang folikel yang mempengaruhi proses pematangan hingga pelepasan sel telur.
  5. Hormon pelutein, hormon yang berfungsi merangsang pengeluaran sel telur dari ovarium.

Saat seseorang mengalami siklus haid yang tidak lancar maka akan mengakibatkan sistem hormon tersebut terganggu. Itulah mengapa penting bagi seorang perempuan untuk terus menjaga siklus haid yang normal dan rutin setiap bulannya.

Siklus haid setiap bulannya inilah yang kemudian menjadi patokan perhitungan dalam menentukan kehamilan saat ini sekaligus bisa untuk mengetahui hari perkiraan lahir suatu masa kehamilan.

Meskipun bisa mengetahui hari perkiraan lahir (HPL) dari siklus haid, namun pada kenyataannya ada yang memang sesuai ada juga yang tidak karena penentuan HPL hanya bersifat perkiraan saja.

Jadi, sebaiknya Anda mengetahui betul bagaimana kalkulator menghitung siklus haid untuk mengetahui masa kehamilan Anda ya, berikut ini caranya:

Cara Menghitung Masa Kehamilan Berdasarkan Siklus Haid

Rumus menghitung kehamilan dari melihat siklus haid ditemukan oleh Franz Karl Naegele, seorang dokter kandungan dari Jerman sekitar abad 19. Rumus ini tentu bisa bekerja dengan baik jika Anda memiliki siklus haid yang normal ya. Berikut ini cara menghitungnya:

  1. Pertama, tentukan kapan hari pertama haid terakhir Anda
  2. Kedua, hitung mundur sebanyak 3 bulan kalender dari tanggal tersebut
  3. Terakhir, tambahkan 1 tahun 7 hari ke tanggal tersebut.

Contohnya, hari pertama menstruasi terakhir Anda pada 8 Februari 2022, lalu hitung mundur tiga bulan sebelum februari berarti 8 November 2022. Kemudian tambahkan 1 tahun 7 hari, Anda akan sampai pada tanggal 15 November 2023, maka itulah hasil perkiraan masa HPL Anda.

cara menghitung siklus haid untuk mengetahui kehamilan dengan metode 3 langkah dari rumus Naegele ini berdasarkan siklus menstruasi normal sekitar 28 hari ya. Bagi Anda yang tidak memiliki siklus haid normal, sebaiknya Anda memperbaiki siklus haid sebelum perencanaan kehamilan.

Atau jika Anda hamil namun siklus haid tidak lancar, Anda bisa meminta bantuan dokter atau bidan untuk mengetahui kehamilan dan HPL Anda dengan cara yang lain.

Dari sini sangat penting untuk menjaga bagaimana siklus haid sebelum hamil, sebaiknya Anda memiliki siklus haid yang lancar selain karena berpengaruh pada kesehatan, siklus haid lancar juga sangat membantu dalam mendeteksi kehamilan Anda sejak dini jika suatu waktu Anda mengalami telat menstruasi.


Tinggalkan komentar